Mengetahui Keunggulan Plafon Kayu Lambersering dan Kekurangannya

Posted on

Plafon adalah salah satu komponen penting dalam sebuah bangunan. Ini karena mereka tidak hanya berguna sebagai penutup bagian atas ruangan saja. Melainkan juga mempunyai peranan estetika secara signifikan. Salah satu jenis yang populer saat ini untuk rumah berkonsep natural adalah plafon kayu lambersering. 

Mengetahui Keunggulan Plafon Kayu Lambersering dan Kekurangannya
courtina.id

Apa itu Plafon Kayu Lambersering?

Lambersering biasa disebut dengan lumber ceiling merupakan produk kayu solid berbentuk tipis memanjang. Biasanya punya ukuran lebar sekitar 1 hingga 1,2 cm. Sementara itu, panjangnya mulai dari 100 hingga 390 cm dan berguna sebagai plafon rumah.

Plafon lambersering adalah produk inovasi untuk menutup bagian atas rumah sebagai alternatif pengganti gypsum yang sudah puluhan tahun banyak digunakan masyarakat luas. Tentunya, lambersering ini sama persis dengan plafon kayu sehingga tak heran banyak orang menganggapnya sama.

Penggunaannya memiliki banyak kelebihan maupun kekurangan yang patut menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk memasang. Berikut penjelasan terkait keunggulan dan kekurangannya.

Keunggulan Plafon Lambersering

Plafon kayu lambersering menawarkan kesan alami dengan serat kayu indah dan warna hangat. Dengan demikian mampu menciptakan suasana ruangan lebih nyaman, tenang serta eksklusif. Penerapannya sangat cocok untuk konsep rumah tropis, rustic, hingga modern minimalis.

Selain itu, apabila memakai jenis kayu solid berkualitas seperti ulin, merbau, atau bengkirai, maka plafon akan memiliki ketahanan luar biasa. Baik itu terhadap perubahan cuaca, kelembaban, bahkan gempuran serangan rayap. Jenis ini juga unggul karena memiliki sifat akustik alami yang baik.

Bahkan, material kayunya dapat meredam suara gema di dalam ruangan. Dengan begitu, suasana rumah menjadi lebih nyaman dan hening. Plafon ini sangat mudah berpadu dengan material lain seperti besi atau beton ekspos. Hal ini tentu memberikan fleksibilitas desain untuk berbagai konsep arsitektur.

Keunggulan yang terakhir adalah memberikan nilai tambah secara visual dan fungsional. Banyak properti premium, seperti villa hingga hotel berbintang telah memakai plafon kayu ini guna memberikan kesan elegan dan eksklusif pada ruangan.

Berdasarkan review dari kanal YouTube Doni Bali Gypsum, terlihat seorang tukang berpengalaman sedang membuat plafon lambersering. Pertama, ia memotong kayu dan bentuknya kotak memanjang. Setelah selesai, kayu-kayu tersebut disusun menjadi plafon rumah yang sangat cantik dan rapi. Hasil akhirnya di luar dugaan, sungguh menampilkan kesan hangat pada bagian atas rumah dan tampak menawan.

Kekurangan Plafon Lambersering

Kendati menawarkan banyak keunggulan, namun ada sisi kekurangan yang juga patut menjadi pertimbangan. Jika dibandingkan dengan gypsum, plafon lambersering memang mempunyai harga relatif lebih tinggi. Khususnya jika memakai jenis kayu solid berkualitas.

Supaya tampilannya tetap prima dan kayunya awet, perlu perawatan berkala seperti pembersihan debu dan pelapisan ulang finishing atau coating anti rayap.

Selain itu, kendati kayu solid tergolong awet, namun apabila terkena kelembaban berlebihan dalam waktu lama tanpa perawatan, maka akan berpotensi mengalami perubahan bentuk atau warna. Oleh karena itu, tingkat ketahanannya tetap bisa terancam.

Di sisi lain, pemasangan plafon kayu ini membutuhkan tukang berpengalaman supaya hasilnya rapi, kokoh, dan estetik. Pasalnya, jika nekat memasang asal-asalan dapat menimbulkan celah atau ketidakteraturan susunan.

Perbandingan Plafon Lambersering vs PVC

Meski memang punya perbedaan signifikan, banyak orang masih bingung memilih antara plafon lambersering dan PVC. Jika melihat secara cermat, lambersering kayu menyajikan estetika natural, kehangatan, dan nilai seni tinggi serta bisa meredam suhu ruangan.

Akan tetapi, biayanya lebih mahal dan risiko perawatan juga lebih tinggi. Sedangkan, plafon PVC menawarkan kelebihan dalam ketahanan terhadap air, jamur dan juga rayap. Jenis plafon ini juga menawarkan kemudahan pemasangan, desain bervariasi, dan harga lebih terjangkau. Hanya saja secara tampilan kurang alami dibandingkan kayu asli.

Untuk pilihan terbaik tentunya bergantung pada prioritas masing-masing orang. Apabila ingin tampilan plafon alami dan investasi jangka panjang, maka kayu lambersering adalah pilihannya. Namun jika ingin harga plafon yang lebih terjangkau, PVC merupakan pilihan paling ideal. 

Demikianlah ulasan terkait plafon kayu lambersering beserta keunggulan dan kekurangannya. Jika saat ini masih bingung mencari material plafon berkualitas dan tahan lama, maka Lambersering dapat menjadi pilihan tepat. Dengan berbagai keunggulannya, jenis plafon ini layak menjadi pilihan untuk membuat tampilan rumah semakin menawan. /Estri